Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Menandai 300 tahun hubungan Indonesia dan Afrika Selatan, kedua negara membuat perangko bersama. Salah satu perangko yang diluncurkan yakni figur Syekh Yusuf Al-Makassari Al-Bantani, yang diakui sebagai pahlawan nasional oleh Indonesia dan juga oleh Pemerintah Afrika Selatan.
![[imagetag]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_ucmkkuA5dQWPM0kZ4wHk2-Wd0y_9Ki4JJr5dMV97-q61lVBUiIZNQs6pwqRN_ltn_OHB6qHBVC=s0-d)
Konsul Muda bidang Sosial dan Budaya, Konsulat Jenderal RI di Cape Town, Afsel, Erry Kananga menyebutkan, tema besar yang diangkat dalam peluncuran perangko itu, yakni The Three Centuries of Relation Between the Community of Indonesia and South Africa.
"Ada lima perangko yang diterbitkan masing-masing negara, dan perangko Syekh Yusuf merupakan salah satunya," kata Erry Kananga kepada detikcom dari Cape Town, Rabu (19/10/2011).
Syekh Yusuf merupakan figur penting bagi kedua pihak karena perannya dalam penyebaran Islam di Afsel. Ulama besar dari Kerajaan Gowa, Sulawesi Selatan ini diasingkan Belanda ke The Cape of Good Hope (Cape Town) pada abad ke-16 yang lalu dan kemudian menjadi penyebar islam pertama di Afsel.
Peluncuran perangko itu secara resmi dilakukan Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Sjahril Sabaruddin sedangkan pihak Afrika Selatan diwakili oleh Wakil Menteri Komunikasi Kopeng Obed Bapela. Peresmian yang ditandai dengan unveiling perangko bersama oleh kedua belah pihak, di Crystal Tower Hotel & Spa, Cape Town, Sabtu (15/10).
Masing-masing negara menerbitkan lima desain prangko. Indonesia menerbitkan desain Syekh Yusuf; Museum Balla Lompoa Sulawesi Selatan, Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan, Tilanga dan Sandal Geulis serta alat musik Tifa dari Papua. Sedangkan Afsel menerbitkan prangko Syekh Yusuf; Bo-Kaap Museum; Ghoema drums; Bo-kaap art; Cape Minstrel group.
Peluncuran perangko bersama ini yang dihadiri oleh beberapa petinggi kedua pemerintah, termasuk Konsul Jenderal RI di Cape Town, Sugie Harijadi itu serta pejabat dari South Africa Post Office (SAPO) dan pejabat dari PT Pos Indonesia.
sumber
__________________________________________________ ___________________
Baca juga liputan kami dimari Gan!
Sejarah Terjadinya Mengompol di Muka Bumi
Dicoret dari Timnas, Irfan Bachdim Curhat
WOW! Puteri Indonesia Menang Melawan Miss Universe 2011
BAHAYA! 2030, Indonesia Kekurangan Pangan
UNYU! Chibi dan Pak Polisi
Twitter Ayu Ting Ting Dibobol Hacker
10 Perempuan Cantik Indonesia yang Berprestasi di Dunia IT
Ini Dia, Istilah Seks Yang Bikin Penasaran
__________________________________________________ ___________________
NO REPOST!
ANTI KEROPOS!
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya sangat menerima Jempol dan Cendol
:cendolbig
Konsul Muda bidang Sosial dan Budaya, Konsulat Jenderal RI di Cape Town, Afsel, Erry Kananga menyebutkan, tema besar yang diangkat dalam peluncuran perangko itu, yakni The Three Centuries of Relation Between the Community of Indonesia and South Africa.
"Ada lima perangko yang diterbitkan masing-masing negara, dan perangko Syekh Yusuf merupakan salah satunya," kata Erry Kananga kepada detikcom dari Cape Town, Rabu (19/10/2011).
Syekh Yusuf merupakan figur penting bagi kedua pihak karena perannya dalam penyebaran Islam di Afsel. Ulama besar dari Kerajaan Gowa, Sulawesi Selatan ini diasingkan Belanda ke The Cape of Good Hope (Cape Town) pada abad ke-16 yang lalu dan kemudian menjadi penyebar islam pertama di Afsel.
Peluncuran perangko itu secara resmi dilakukan Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Sjahril Sabaruddin sedangkan pihak Afrika Selatan diwakili oleh Wakil Menteri Komunikasi Kopeng Obed Bapela. Peresmian yang ditandai dengan unveiling perangko bersama oleh kedua belah pihak, di Crystal Tower Hotel & Spa, Cape Town, Sabtu (15/10).
Masing-masing negara menerbitkan lima desain prangko. Indonesia menerbitkan desain Syekh Yusuf; Museum Balla Lompoa Sulawesi Selatan, Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan, Tilanga dan Sandal Geulis serta alat musik Tifa dari Papua. Sedangkan Afsel menerbitkan prangko Syekh Yusuf; Bo-Kaap Museum; Ghoema drums; Bo-kaap art; Cape Minstrel group.
Peluncuran perangko bersama ini yang dihadiri oleh beberapa petinggi kedua pemerintah, termasuk Konsul Jenderal RI di Cape Town, Sugie Harijadi itu serta pejabat dari South Africa Post Office (SAPO) dan pejabat dari PT Pos Indonesia.
sumber
__________________________________________________ ___________________
Baca juga liputan kami dimari Gan!
Sejarah Terjadinya Mengompol di Muka Bumi
Dicoret dari Timnas, Irfan Bachdim Curhat
WOW! Puteri Indonesia Menang Melawan Miss Universe 2011
BAHAYA! 2030, Indonesia Kekurangan Pangan
UNYU! Chibi dan Pak Polisi
Twitter Ayu Ting Ting Dibobol Hacker
10 Perempuan Cantik Indonesia yang Berprestasi di Dunia IT
Ini Dia, Istilah Seks Yang Bikin Penasaran
__________________________________________________ ___________________
NO REPOST!
ANTI KEROPOS!
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya sangat menerima Jempol dan Cendol
:cendolbig
travelerkaskus 20 Oct, 2011
--
Source: http://kaskus-forum.blogspot.com/2011/10/indonesia-dan-afrika-selatan-luncurkan.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com


WhatsApp : 089669081455
BBM : D95D569F
WhatsApp : 089669081455
BBM : D95D569F